Personel Brimob Dikerahkan Untuk Melakukan Pengamanan Aksi 2411
Personel Brimob dikerahkan untuk melakukan pengamanan aksi 2411. Aksi tersebut terkait dengan kabar penghentian kasus dugaan ujaran SARA dengan terlapor Viktor Laiskodat.
"Kami menurunkan 438 (personel), tim gabungan dari Polsek Gambir, Polres Jakarta Pusat, dan Polda Metro Jaya. Informasinya karena ada aksi kasus Viktor itu," ucap salah seorang perwira lapangan di Gedung KKP Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017).
Dari pantauan, tampak personel Brimob itu mempersiapkan alat pengamanan aksi. Ada helm, tameng, hingga 3 mobil water canon serta 1 unit kendaraan taktis Barracuda disiagakan.
"Mereka ke NasDem baru kemudian ke sini (Bareskrim), total kekuatan kami 438 personel gabungan," ujar perwira tersebut.
Massa aksi 2411 itu akan melakukan aksi di depan kantor DPP Partai NasDem dan Bareskrim Polri. Aksi massa yang didominasi alumni 212 itu akan dilancarkan setelah ibadah salat Jumat di Masjid Cut Mutia.
Mereka menuntut agar polisi menuntaskan kasus yang menjerat Viktor. Polisi sudah menegaskan bila kasus itu belum dihentikan.
"Kami menurunkan 438 (personel), tim gabungan dari Polsek Gambir, Polres Jakarta Pusat, dan Polda Metro Jaya. Informasinya karena ada aksi kasus Viktor itu," ucap salah seorang perwira lapangan di Gedung KKP Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017).
Dari pantauan, tampak personel Brimob itu mempersiapkan alat pengamanan aksi. Ada helm, tameng, hingga 3 mobil water canon serta 1 unit kendaraan taktis Barracuda disiagakan.
Massa aksi 2411 itu akan melakukan aksi di depan kantor DPP Partai NasDem dan Bareskrim Polri. Aksi massa yang didominasi alumni 212 itu akan dilancarkan setelah ibadah salat Jumat di Masjid Cut Mutia.
Mereka menuntut agar polisi menuntaskan kasus yang menjerat Viktor. Polisi sudah menegaskan bila kasus itu belum dihentikan.

Komentar
Posting Komentar