Tim Jaguar Polresta Depok Gerebek Gudang Miras di Kawasan Beji
- Kamis, 14 September 2017
Depok – Maraknya tindak kejahatan dan tawuran antar remaja di bawah pengaruh minuman beralkohol, membuat Tim Jaguar Polresta Depok menindak sebuah gudang penjualan miras di kawasan Beji, Kota Depok, Kamis (15/9/2017) malam. Dalam operasi itu, tim mengamankan total sekitar 5.000-an botol miras berbagai merk dari dua tempat berbeda.
Di tempat pertama, Jalan Ridwan Rais, Tim Jaguar menemukan ratusan botol miras yang sudah kosong. Kemudian mengangkut botol miras yang masih berisi. Kemudian, berdasarkan laporan masyarakat, tim langsung bergerak ke tempat kedua atau tepatnya di Jalan Asmawi, Beji. Di tempat ini, ribuan botol miras nampak menggunung.
“Meningkatnya tawuran dan aksi kriminal, begitu kami lihat pelakunya ternyata pengaruh alkohol semua. Kami diperintahkan pimpinan untuk merazia. Kami temui gudangnya kami amankan sekitar 5.000-an botol miras. Operasi ini juga berdasarkan laporan masyarakat melalui aplikasi Halo Polisi dan Panic Button,” ujar Inspektur Polisi Satu (IPTU) Winam Agus.
Selanjutnya, lanjut Iptu Winam, dua orang yang diamankan berikut barang bukti akan diserhakan kepada Satuan Reserse Narkoba untuk diproses lebih lanjut. “Kami harapkan, masyarakat berperan aktif untuk melaporkan jika di lingkungan sekitarnya adanya gudang miras atau penjual miras nanti akan kami tindak,” pungkas Iptu Winam.
Depok – Maraknya tindak kejahatan dan tawuran antar remaja di bawah pengaruh minuman beralkohol, membuat Tim Jaguar Polresta Depok menindak sebuah gudang penjualan miras di kawasan Beji, Kota Depok, Kamis (15/9/2017) malam. Dalam operasi itu, tim mengamankan total sekitar 5.000-an botol miras berbagai merk dari dua tempat berbeda.
Di tempat pertama, Jalan Ridwan Rais, Tim Jaguar menemukan ratusan botol miras yang sudah kosong. Kemudian mengangkut botol miras yang masih berisi. Kemudian, berdasarkan laporan masyarakat, tim langsung bergerak ke tempat kedua atau tepatnya di Jalan Asmawi, Beji. Di tempat ini, ribuan botol miras nampak menggunung.
“Meningkatnya tawuran dan aksi kriminal, begitu kami lihat pelakunya ternyata pengaruh alkohol semua. Kami diperintahkan pimpinan untuk merazia. Kami temui gudangnya kami amankan sekitar 5.000-an botol miras. Operasi ini juga berdasarkan laporan masyarakat melalui aplikasi Halo Polisi dan Panic Button,” ujar Inspektur Polisi Satu (IPTU) Winam Agus.
Selanjutnya, lanjut Iptu Winam, dua orang yang diamankan berikut barang bukti akan diserhakan kepada Satuan Reserse Narkoba untuk diproses lebih lanjut. “Kami harapkan, masyarakat berperan aktif untuk melaporkan jika di lingkungan sekitarnya adanya gudang miras atau penjual miras nanti akan kami tindak,” pungkas Iptu Winam.

Komentar
Posting Komentar