Polsek Senen Gelar Operasi Cipkon Amankan pengedar Sabu dan Senjata Tajam
- Sabtu, 23 September 2017
Jakarta – Mencegah pelaku curanmor, puluhan anggota kepolisian melakukan operasi cipta kondisi (cipkon) di wilayah hukum Polsek Senen dan sekitarnya, Sabtu (23/9) subuh. “Sasaran utama selain terkait curanmor juga aksi krimanal lainnya,” ujar Kapolsek Senen Kompol Tarigan.
Razia yang melibatkan puluhan anggota kepolisian dengan memfokuskan pada aksi kriminal, premanisme, curanmor (pencurian kendaraan bermotor), dan kemungkianan adanya bahan peledak.
Dalam operasi yang digelar, petugas menangkap satu pemuda pengedar sabu berikut dua sepeda motor tanpa plat nomer, lantas satu golok ditemukan di taman gelandang olah raga.
Pemuda yang membawa sabu berinsial AC alias DDW,24, tak berkutik ketika petugas menyetop krdaaan di Jalan Stasiun Senen. Dari tangan pria itu disita sabu 0,25 gram. Di hadapan polisi, pria itu mengaku baru beli sabu dari teman di Kemayoran.
Di tempat terpisah, di dekat perlintasan rel Jalan Kramat Bunder, petugas menangkap dua pengendara sepeda motor, karena tidak membawa STNK dan SIM. Petugas dalam operasi ini juga mendapatkan sepucuk senjata tajam tak bertuan.
Kini motor yang terjaring itu diamankan ke Polsek Senen. “Pemilik boleh mengambil asal surat-surat dapat ditunjukan,” tegas Kompol Indra Tarigan.
“Razia akan terus kami lakukan karena mengingat rawannya aksi curanmor juga pelaku penjambretan serta pengamen. Sasaran utama dari razia adalah soal bahan peledak, senjata api maupun senjata tajam, serta aksi curanmor,” ujar Kasubag Humas Kompol Suyatno.
Jakarta – Mencegah pelaku curanmor, puluhan anggota kepolisian melakukan operasi cipta kondisi (cipkon) di wilayah hukum Polsek Senen dan sekitarnya, Sabtu (23/9) subuh. “Sasaran utama selain terkait curanmor juga aksi krimanal lainnya,” ujar Kapolsek Senen Kompol Tarigan.
Razia yang melibatkan puluhan anggota kepolisian dengan memfokuskan pada aksi kriminal, premanisme, curanmor (pencurian kendaraan bermotor), dan kemungkianan adanya bahan peledak.
Dalam operasi yang digelar, petugas menangkap satu pemuda pengedar sabu berikut dua sepeda motor tanpa plat nomer, lantas satu golok ditemukan di taman gelandang olah raga.
Pemuda yang membawa sabu berinsial AC alias DDW,24, tak berkutik ketika petugas menyetop krdaaan di Jalan Stasiun Senen. Dari tangan pria itu disita sabu 0,25 gram. Di hadapan polisi, pria itu mengaku baru beli sabu dari teman di Kemayoran.
Di tempat terpisah, di dekat perlintasan rel Jalan Kramat Bunder, petugas menangkap dua pengendara sepeda motor, karena tidak membawa STNK dan SIM. Petugas dalam operasi ini juga mendapatkan sepucuk senjata tajam tak bertuan.
Kini motor yang terjaring itu diamankan ke Polsek Senen. “Pemilik boleh mengambil asal surat-surat dapat ditunjukan,” tegas Kompol Indra Tarigan.
“Razia akan terus kami lakukan karena mengingat rawannya aksi curanmor juga pelaku penjambretan serta pengamen. Sasaran utama dari razia adalah soal bahan peledak, senjata api maupun senjata tajam, serta aksi curanmor,” ujar Kasubag Humas Kompol Suyatno.

Komentar
Posting Komentar