Polres Makasar Olah TKP, Pencuri Tewas Usai Bergumul Dengan Pemilik Rumah
Senin, 11 September 2017
Jakarta – Pelaku pencurian di Perumahan TNI AU Waringin Permai, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, tewas setelah sempat bergumul dengan pemilik rumah yang memergokinya, Senin (11/9/2017) pagi.
Awalnya pemilik rumah, Deni Rono menginap bersama Dodi Fitria (saksi) di rumah miliknya yang lain, yang hanya berjarak kurang lebih 2 km dengan alamat di Komplek Tugu Pratama No. D-21 Jatiwaringin, Bekasi.
Usai Salat Subuh, korban Deni Rono pulang ke rumah untuk berbenah. Namun sekitar jam 07.33 Wib, Deni menelepon saksi Dodi Fitria bahwa salah satu jendelanya terbuka, dan diduga ada orang yang masuk rumah.
Dalam telepon tersebut, korban meminta saksi untuk datang ke rumah membantunya.
Sekitar kurang lebih 10 menit kemudian, saksi tiba di TKP dan mendapati korban sudah berada di teras dengan keadaan jari tangan sebelah kiri terluka dan masih memegang pisau.
Kemudian korban dibawa ke rumah sakit Harum oleh Rian, anggota keluarga lainnya untuk mendapatkan pengobatan. Adapun pelaku saat saksi melihat ke dalam TKP sudah dalam keadaan meninggal dunia bersimbah darah di kamar bawah.
Petugas piket reskrim dari Polsek Makassar yang mendapat laporan, segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankannya.
Petugas kemudian meminta keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti, dan selanjutkan mengecek kondisi korban di RS Harum.
Jenazah pelaku setelah diidentifikasi, dibawa ke RSCM untuk dilakukan otopsi.Perkara ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut dari aparat kepolisian Polres Makasar.
Jakarta – Pelaku pencurian di Perumahan TNI AU Waringin Permai, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, tewas setelah sempat bergumul dengan pemilik rumah yang memergokinya, Senin (11/9/2017) pagi.
Awalnya pemilik rumah, Deni Rono menginap bersama Dodi Fitria (saksi) di rumah miliknya yang lain, yang hanya berjarak kurang lebih 2 km dengan alamat di Komplek Tugu Pratama No. D-21 Jatiwaringin, Bekasi.
Usai Salat Subuh, korban Deni Rono pulang ke rumah untuk berbenah. Namun sekitar jam 07.33 Wib, Deni menelepon saksi Dodi Fitria bahwa salah satu jendelanya terbuka, dan diduga ada orang yang masuk rumah.
Dalam telepon tersebut, korban meminta saksi untuk datang ke rumah membantunya.
Sekitar kurang lebih 10 menit kemudian, saksi tiba di TKP dan mendapati korban sudah berada di teras dengan keadaan jari tangan sebelah kiri terluka dan masih memegang pisau.
Kemudian korban dibawa ke rumah sakit Harum oleh Rian, anggota keluarga lainnya untuk mendapatkan pengobatan. Adapun pelaku saat saksi melihat ke dalam TKP sudah dalam keadaan meninggal dunia bersimbah darah di kamar bawah.
Petugas piket reskrim dari Polsek Makassar yang mendapat laporan, segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankannya.
Petugas kemudian meminta keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti, dan selanjutkan mengecek kondisi korban di RS Harum.
Jenazah pelaku setelah diidentifikasi, dibawa ke RSCM untuk dilakukan otopsi.Perkara ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut dari aparat kepolisian Polres Makasar.

Komentar
Posting Komentar