Isi Brankas Pasutri Pengusaha Garmen: Perhiasan, Al-Quran dan Sajadah
AZ, EK, dan SU, membunuh pengusaha garmen Husni Zarkasih (57) dan Zakiyah Husni (52) serta merampok harta pasutri tersebut. Mereka menjual mobil Toyota Altis dan mengambil brankas milik pengusaha asal Pekalongan itu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut, keterangan para pelaku kerap berubah-ubah. Mereka awalnya mengaku membuang brankas di Purbalingga. Namun setelah didesak polisi, EK dan SU mengaku membuka brankas di tukang las yang berada di Demak. Brankas tersebut ternyata tak hanya berisi perhiasan dan barang berharga.
"Brankas itu setelah kita tanyakan ternyata berisi perhiasan dan juga al-Quran, sajadah, surat-surat dari perhiasan, BPKB juga ada," kata Argo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (15/9).
Barang-barang berharga yang ada di dalam brankas tersebut dijual ke penadah dari Kudus. Sedangkan linggis yang digunakan untuk membuka brankas sudah dibuang di jalan. Namun polisi tak menemukan linggis yang dibuang tersebut.
"Tersangka tidak konsisten memberikan informasi," ucap Argo.
Sementara mobil Toyota Altis dijual kepada seseorang di Grobogan. Namun calon pembeli tersebut curiga dan melapor ke Polres Grobogan. Dari situlah aksi keji para pelaku akhirnya terbongkar.
Komentar
Posting Komentar